Lomba memasak antar kamar asrama santri Ar-Rohmah berlangsung sangat seru dan penuh dengan canda tawa keceriaan dari seluruh peserta. Para santri tampak kompak membagi tugas, ada yang memotong sayuran, mengulek bumbu tradisional, hingga mengawasi proses memasak di atas kompor. Bahan makanan yang disediakan sangat sederhana namun dituntut untuk diolah menjadi hidangan yang lezat, bergizi, dan berpenampilan estetik. Kegiatan ekstra kurikuler ini digelar guna melatih kemandirian, kreativitas, serta kekompakan kerja tim di antara sesama santri.
Aroma harum bumbu tumisan yang gurih mendadak memenuhi area halaman asrama saat kompetisi memasak dimulai secara serentak. Para ustaz dan ustazah bertindak sebagai dewan juri yang berjalan mengelilingi meja tiap kelompok untuk mengamati kerapian dan kebersihan kerja. Gelak tawa pecah ketika ada kelompok santri yang panik karena bumbu masakan mereka terlalu asin atau sedikit gosong saat digoreng. Namun semangat pantang menyerah tetap ditunjukkan oleh para peserta hingga waktu memasak yang disediakan panitia berakhir.
Keseruan agenda lomba memasak ini mencapai puncaknya saat proses penilaian cita rasa masakan oleh dewan juri di atas panggung. Kreativitas santri dalam menyajikan nama-nama hidangan yang unik berbasis bahasa Arab menambah kehangatan suasana kompetisi tersebut. Setelah sesi penilaian selesai, seluruh hidangan masakan dinikmati bersama-sama oleh seluruh warga asrama dalam suasana penuh rasa kekeluargaan. Momen kebersamaan ini makin mempererat tali persaudaraan antar santri yang tinggal jauh dari orang tua mereka.
Kegiatan positif ini menjadi sarana refreshing yang sangat efektif bagi para santri di tengah padatnya jadwal aktivitas menghafal Al-Qur’an. Pembelajaran kemandirian hidup seperti memasak dan mengelola bahan pangan menjadi bekal keterampilan berharga bagi kehidupan mereka pada masa depan. Pengurus yayasan berkomitmen untuk terus menggelar berbagai lomba kreasi santri secara rutin demi menyalurkan bakat-bakat non-akademik siswa. Suasana asrama yang hidup dan menyenangkan membuat para santri betah menuntut ilmu agama.
Keberhasilan penyelenggaraan lomba memasak santri Ar-Rohmah membuktikan bahwa kehidupan asrama pesantren sangat dinamis, kreatif, dan penuh kegembiraan. Keterampilan praktis yang dipelajari secara menyenangkan ini akan membentuk karakter santri yang mandiri, tangguh, dan pandai bekerjasama. Semoga kebersamaan dan kehangatan persaudaraan ini terus terjaga dengan baik dalam hati setiap santri hingga mereka lulus kelak. Santri Ar-Rohmah siap menjadi pribadi yang cerdas secara spiritual, berakhlak mulia, serta terampil dalam hidup.