Perkembangan media digital memberikan ruang luas bagi generasi muda Islam untuk menyebarkan pesan dakwah yang menyejukkan. Di samping mempelajari keunggulan wakaf aset emas untuk kemajuan fasilitas, santri dibekali keterampilan teknologi informasi modern. Yayasan Ar Rohmah menggelar pelatihan jurnalistik santri guna mencetak kader pendakwah yang terampil memproduksi konten positif di media sosial.
Program pelatihan ini mencakup teknik penulisan berita, pembuatan artikel opini, serta dasar-dasar fotografi jurnalistik media massa. Para peserta diajarkan menyaring informasi secara kritis agar mampu membedakan berita fakta dari konten bohong yang menyesatkan publik. Keterampilan jurnalistik santri dikembangkan untuk memperkuat narasi Islam yang ramah dan mencerahkan.
Praktik langsung pembuatan majalah pesantren dan pengisian website resmi menjadi bagian utama dari rangkaian materi pembelajaran harian. Santri diajak mengeksplorasi isu-isu keislaman serta kegiatan sosial masyarakat dalam bentuk karya tulis yang komunikatif dan menarik. Pembimbing jurnalis memberikan koreksi langsung pada hasil tulisan peserta.
Penguasaan media digital dipandang penting agar nilai-nilai kebaikan pesantren dapat menjangkau khalayak luas tanpa batasan wilayah. Santri diajarkan memanfaatkan platform digital secara bijak untuk menyebarkan pemikiran Islam yang moderat dan toleran. Kemampuan menulis yang baik menjadi sarana dakwah yang sangat efektif di era modern.
Pelatihan ini juga memicu minat bakat santri dalam dunia literasi, penulisan buku, dan pembuatan konten kreatif Islami. Santri yang terampil menulis diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara dunia pesantren dan masyarakat umum secara luas. Semangat menulis dipupuk sebagai bagian dari ibadah dakwah.
Mencetak generasi literat dari lingkungan pesantren merupakan investasi sumber daya manusia yang bernilai tinggi bagi masa depan bangsa. Santri Ar Rohmah siap mewarnai dunia digital dengan karya-karya jurnalistik yang sejuk, edukatif, dan menginspirasi. Kegiatan literasi ini akan terus diselenggarakan secara berkelanjutan.